Tampar

Assalamualaikum.

Halo! Gilak udah April lagi aja yak, semenjak post terakhir gue di bulan Januari (maybe, lol). Bytheway, aku sebenarnya lagi super hectic. Ah lebay amat si super hectic -_- tapi ya kalian harus tau, ternyata matkul semester 2 di prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian di Universitas Padjadjaran yang aku banggakan ini sangatlaaaaaaaah warbyazaah ūüė•

Aku ngerasa semester ini super berat, karena yah semua matkulnya berbobot banget. Nih tak kasih liat nih

sks
Mata Kuliah Semester 2 Agroteknologi UNPAD

Bisa lo liat sendiri kan di atas, ga ngeri apa dah gue sama semester ini. Semua dasar kecuali agama. Bahkan, agama pun 2 sks dan sejauh ini selama aku belajar mata kuliah Agama Islam, gue tersadarkan akan pengetahuan gue¬†yang sangat kurang dalam hal agama. Berasa ditampar berkali-kali sama kenyataan bahwa manusia itu diciptakan Allah SWT untuk beribadah kepada-Nya, untuk menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, dan menjadi khalifah di muka bumi ini untuk menjaga dan melestarikan bumi beserta isinya. Oke, kalimat tadi panjang banget. Tetapi, hal yang paling sakit dari tamparan itu adalah ketika dosen agama gue nanya, “NPM 233, Islam itu apa?”. Oke, NPM gue 233 dan disitu gue ga bisa jawab. Antara takut salah¬†dan emang gatau, gue jawab “Islam itu benar, Pak”. Jawaban gue masuk akal, tapi bukan ini jawaban yang¬†dosen gue mau. Ada temen gue jawab dan dia bener dan gue udah lupa jawabannya (parah gue -_-), yang jelas … gue sangat ngerasa kurang dan ngerasa¬†gilak selama ini gue ngapain aja sih, pengertian islam aja ga tau.¬†

Setelah itu aku disadarkan kembali dengan beberapa wejangan dari si bapak dosen agama ini dan tugas yang dia berikan. “Mengapa Manusia Beragama dan Kewajiban Manusia dalam Beragama”. Tugas ini disuruh sekitar akhir Maret gatau awal April, pokoe udah nyampe 2 minggu lebih aku nganggurin tugas ini karena, serius, aku gatau kenapa manusia harus beragama, kenapa aku harus punya agama, dan apa yang harus aku lakukan untuk agamaku. Setiap searching bawaannya males dan kayak gak dapet jawaban apa yang tepat gitu.

Hingga akhirnya tanggal 17 Maret 2016, gue kerjain tu tugas. Alhamdulillah nya aku nemu website yang bagus dan bener-bener bantu aku dalam ngerjain tugas ini. Sorry ga gue pampang websitenya, kalau mau minta di comment section di bawah aja yak. Pokonya aku bener-bener makasih banget sama website itu dan aku nemuin jawaban yang menurut aku emang itu jawaban mengapa manusia beragama. Karena itu memang fitrah manusia. Manusia memiliki hak dan kewajiban salah satu haknya adalah memilih agama. Manusia selalu dihadapkan oleh banyak sekali pilihan, satu diantara semua hal yang harus manusia pilih, agama ada di dalamnya. Manusia memilih agama, dengan akalnya yang ia gunakan untuk berfikir siapa yang menciptakanku dan alam disekitarku. Siapa yang memberikanku kenikmatan aku dapat terbangun dari tidurku yang nyenyak dan dapat bernafas sepanjang hari. Siapa yang begitu baik memberikanku rezeki yang tiada pernah ada habisnya. Dan masih banyak hal-hal lain yang harus direnungkan oleh manusia, hal-hal tentang kekuasaan-Nya, tentang kasih-Nya dan sayang-Nya kepada manusia.

Setelah menggunakan akal pikiran, manusia pun harus mendengar dari hatinya. Panggilan hatinya, kepada siapakah aku harus bersyukur atas nikmat yang telah aku dapatkan. Semua itu kembali kepada manusia itu masing-masing. Aku, sebagai manusia, telah menemukan jawabanku setelah aku beristirahat dari membaca artikel pada website tersebut. Aku berfikir dan merasakan bahwa aku sangatlah lemah sedangkan penciptaku sangatlah kuat. Tuhanku membuat aku yang lemah menjadi kuat dengan memberikanku kenikmatan setiap hari dan menolongku apabila aku sudah mulai lelah dalam menjalani hari-hariku dengan menunjukan kebesaran-Nya yang lain, yang dapat membuatku takjub dan menyadarkanku (akan artinya kenyamanan, kesempurnaan  oke ini serius) bahwa aku hanyalah manusia yang tidak memiliki apa-apa kecuali Allah SWT. Mengapa aku harus beragama? Karena aku ingin memberikan rasa syukurku kepada penciptaku, Allah SWT. Dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Seperti yang telah disampaikan pada surat Ar Rum ayat 30 :

arrum30
Ar Rum : 30

Artinya, “Maka hadapkanlah wajahmu kepada din dengan lurus, sebagai fitrah Allah yang atasnya manusia diciptakan.”

Rasanya ingin menangis jika kelewatan shalat subuh pas weekend. Semakin sedih jika ingat bahwa Allah SWT baik sekali membangunkanku dari tidurku saat weekend itu. Allah SWT mungkin marah kepadaku karena aku lalai akan shalatku, tetapi Allah SWT membangunkanku, dan membuatku sadar bahwa mungkin dengan aku dibangunkan dari tidurku, aku akan segera memperbaiki kelalaianku. Sungguh Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

al isra70
Al Isra : 70

Ayat ini memiliki arti,¬†“Sungguh telah kami muliakan anak-anak Adam, kami berikan kekuasaan kepada mereka di darat dan di laut, serta kami anugerahi mereka rizki. Dan sungguh kami utamakan mereka di atas kebanyakan makhluk Kami lainnya.”

Sungguh, dari ayat tersebut, umat manusia mana yang akan menolak untuk bersyukur atas nikmat dan rezeki yang Allah SWT berikan. Ayat tersebut membuatku sadar bahwa, aku harus selalu bersyukur setiap hari dan kepada siapa aku harus bersyukur, kepada Allah SWT. Sedih ketika membaca ayat tersebut, aku ingat semua kelalaian yang aku lakukan. Teringat bahwa hidup di dunia hanya sementara, sedangkan hidup di akhirat adalah abadi. Teringat bahwa jangan terus memikirkan dunia beserta 24 sks yang aku ambil di semester ini, tetapi akupun harus ingat bahwa kepada siapa aku kembali dan apa yang akan aku bawa saat aku kembali nanti. Bukan IPK atau semua hasil panen selada kemaren, tetapi amal shaleh ku selama aku hidup di dunia.

Bukan berarti harus menyepelekan IPK dan semua tugas kuliah, tetapi hal ini meyadarkanku bahwa Insya Allah apabila kita mengerjakan kegiatan di dunia yang membawa kebaikan, Insya Allah itu akan menjadi amal baik yang akan dibawa saat akhirat nanti. Belajar di kampus dapat mencerdaskan diri kita, mencerdaskan diri kita adalah sesuatu yang baik apalagi ikut mencerdaskan teman-teman sekitar kita dengan berbaik hati menyebarkan dan mengajarkan pelajaran tersebut. Insya Allah, itu termasuk amalan kita di dunia yang siap dibawa menuju akhirat.

Actually,¬†melenceng banget sih post ini WKWK awalnya aku mau bahas kesedihan aku tentang seseorang yang entah menghilang begitu saja dari kehidupanku. Awalnya juga mau cerita tentang hal-hal lain yang bikin smeseter ini jadi¬†super *** (kesyaaaal ><) padahal baru juga selesai UTS hmm. Awalnya mau curhat tentang daily lifeku dan curhatan absurd lainnya. Ternyata jadi bahas Agama ūüôā

Aku ga sepenuhnya bener ya dalam hal yang aku ungkapin di atas. Itu sekedar pemahaman aku aja dengan tugas yang diberikan dosenku itu. Mungkin pikiranku ga layak sebagai alur pikiran mahasiswa atau manusia beragama islam, tapi itu bener-bener asli apa yang aku tangkep setelah baca artikel dan merenung tentang kenapa aku harus beragama dan ke mana aku harus berlabuh. Kalau ada yang mau sharing sok ajaa komen di comment sectrion beloooow~ btw sorry yak gak konsisten ngomongnya, kadang gue kadang aku kadang saya kadang elu kadang kamu, kadang kami kadang kita. Maaf yhaa~ (kayaknya gue harus bikin permintaan maaf ini tiap bikin post :p)

Aku bukan ahli agama, aku cuma manusia biasa yang lagi mager ngelanjutin ngampus besok karena kayaknya bakal kena semprot dosen yang ngajar di matkul 6 sks -_- kalau ada salah perkataan, mohon di kritik dengan halus dan membangun yah. Semoga berkah tulisanku kali ini, aamiin!

Assalamualaikum ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s